ppid.majalengkakab.go.id
wants to play speech

“Selamat Datang di Portal Resmi PPID Kabupaten Majalengka”

Penggunaan Cookies & Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies. Cookies meningkatkan pengalaman Anda dan membantu kami menyempurnakan website ini. Dengan mengakses situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Perlindungan Data Pribadi kami.

Baca Kebijakan Privasi →
Lewati ke konten utama
PPID Kabupaten Majalengka
Beranda
Profil
Visi & Misi SK Pembentukan Tugas & Wewenang Struktur Organisasi
Informasi Publik
Berkala Serta Merta Setiap Saat Daftar Informasi Publik Informasi Dikecualikan Standar Layanan Regulasi
Berita & Informasi
Berita PPID Kabar Majalengka Pengaduan FAQ Kontak
IBI Majalengka Bantu Pemerintah dalam Penurunan Stunting Background Header

IBI Majalengka Bantu Pemerintah dalam Penurunan Stunting

Rilis Berita dan Informasi Publik Resmi PPID Kabupaten Majalengka.

10 April 2021 Admin PPID

IBI Majalengka Bantu Pemerintah dalam Penurunan Stunting

IBI Majalengka Bantu Pemerintah dalam Penurunan Stunting
MAJALENGKAKAB.GO.ID- Keluarga memiliki peran krusial untuk pencegahan dan penanganan masalah stunting atau anak kerdil. Karena itu, upaya pemberdayaan keluarga pun sangat diperlukan. Keluarga berperan penting mencegah stunting pada setiap fase kehidupan. Mulai dari janin dalam kandungan, bayi, balita, remaja, menikah, hamil, dan seterusnya. Hal ini mendukung upaya pemerintah dalam penanganan stunting di Indonesia. Hal tersebut dikatakan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka dr. Gandana Purwana, Mars saat membuka mini simposium tentang pencegahan dan penanggulangan stunting yang di adakan Ikatan Bidan Indonesia ( IBI) Majalengka bertempat di hotel Fitra Sabtu (09/04/2021). Menurut Gandana saat ini hasil Riskesda tahun 2018 bahwa balita stunting di Majalengka sebanyak 36,7 % sedangkan hasi Studi Status Gizi Balita Indonesia ( SSGBI) tahun 2019 di kabupaten Majalengka sebesar 28,5 %. Dijelaskan Gandana, fokus pemerintah dalam penanganan stunting antara lain melalui intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif. Intervensi gizi spesifik dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional seperti Bidan dan memiliki kontribusi sekitar 30% dalam pencegahan stunting. Sementara Ketua IBI Majalengka Hj. Euis Kurniasari,SST, M.Keb mengatakan bahwa simposium ini akan berlangsung selama 1 satu hari dengan peserta bidan yang ada di kabupaten Majalengka. Tujuan kegiatan ini sebagai wujud peran bidan dalam mengurangi angka kematian ibu dan anak saat melahirkan dan mengurangi angka stunting di Majalengka. " Bidan merupakan ujung tombak bagi optimalisasi 1000 Hari Pertama Kelahiran (HPK) anak, dan peran bidan sangat penting dalam mengurangi angka kematian ibu dan bayi (AKI/ AKB) sekaligus penurunan angka stunting, " tutur Euis. Menurut Hj. Euis langkah IBI Majalengka dalam ikut andil mengurangi stunting yaitu dengan meningkatkan pelayanan pada ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan balita serta pemberian makanan bergizi selain itu Ini ditambah pemberian tablet tambah darah pada remaja putri.

Menu Aksesibilitas

PDF
Pembaca PDF Resmi PPID