ppid.majalengkakab.go.id
wants to play speech

“Selamat Datang di Portal Resmi PPID Kabupaten Majalengka”

Penggunaan Cookies & Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies. Cookies meningkatkan pengalaman Anda dan membantu kami menyempurnakan website ini. Dengan mengakses situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Perlindungan Data Pribadi kami.

Baca Kebijakan Privasi →
Lewati ke konten utama
PPID Kabupaten Majalengka
Beranda
Profil
Visi & Misi SK Pembentukan Tugas & Wewenang Struktur Organisasi
Informasi Publik
Berkala Serta Merta Setiap Saat Daftar Informasi Publik Informasi Dikecualikan Standar Layanan Regulasi
Berita & Informasi
Berita PPID Kabar Majalengka Pengaduan FAQ Kontak
Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk, Pj Bupati Majalengka Dedi Supandi Sidak ke Kios Pupuk Background Header

Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk, Pj Bupati Majalengka Dedi Supandi Sidak ke Kios Pupuk

Rilis Berita dan Informasi Publik Resmi PPID Kabupaten Majalengka.

16 Januari 2024 Admin PPID

Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk, Pj Bupati Majalengka Dedi Supandi Sidak ke Kios Pupuk

Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk, Pj Bupati Majalengka Dedi Supandi Sidak ke Kios Pupuk

MAJALENGKAKAB.GO.ID - Sejumlah petani di beberapa wilayah di Kabupaten Majalengka kembali mengalami kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi, sedangkan mereka pada saat ini sudah memasuki masa tanam dan pemupukan tahap pertama.

Kelangkaan pupuk bersubsidi tersebut karena kuota pupuk subsidi untuk wilayah Kabupaten Majalengka mengalami pengurangan dari pemerintah pusat.

Untuk mengecek kelanggakaan pupuk , Pj Bupati Majalengka H. Dedi Supandi di dampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan ( DKP3 ) langsung sidak ke kios pupuk yang ada di pasar Rajagaluh, Senin ( 14/01/2024 ).

Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Majalengka di pasar Rajagaluh menarik perhatian warga yang sedang ada di pasar tersebut.

" Saya sudah menandatangani terkait kuota kebutuhan pupuk subsidi untuk Kabupaten Majalengka, yaitu untuk pupuk urea, 44,7 ribu ton, NPK 52,6 ribu tonk, mudah - mudahan kuota tersebut bisa mencukupi pada musim tanam tahun ini " tutur Dedi.

Menurut Dedi kelangkaan pupuk ini bukan di Majalengka saja tapi secara Nasional, ini diakibatkan pasokan untuk pembuatan pupuk yang di impor dari Rusia mengalami penundaan sehingga mengalami kelangkaan.

Untuk tahun 2024 ini para petani bisa membeli pupuk bersubsidi dengan tidak mengunakan kartu tani, hal ini berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2022, tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian.

" Untuk itu saya meminta kepada Distributor, agen dan penyalur serta kios pupuk untuk selalu melayani petani dengan ketentuan yang ada, sehingga tidak menyulitkan para petani. Selain itu DKP3 dengan para penyuluhnya untuk terus mensosialisasikan mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi kepada para petani, " ujar Dedi.

Menu Aksesibilitas

PDF
Pembaca PDF Resmi PPID